Argentina bertemu Brasil di final Copa America

Argentina bertemu Brasil di final Copa America

BrazilArgentina mengalahkan Kolombia 3-2 dalam adu penalti semifinal, setelah bermain imbang 1-1 di dua periode utama, untuk mencapai final Copa America melawan Brasil.

Kolombia 1-1 Argentina

Pencetak Gol: Lautaro 7 – Diaz 61

Tendangan penalti:

Argentina Kolombia (tendangan depan)
Messi di Cuadrado di
De Paul rusak Sánchez rusak
Paredes dalam Mina rusak
Martinez di Borja di
Kardona Rusak

Kiper Emiliano Martinez menjadi pahlawan Argentina ketika mendorong tiga penalti dari Davinson Sanchez, Yerry Mina dan Edwin Cardona. Dalam tiga situasi ini, Martinez semua condong ke kanan dan berhasil menyelamatkan bola. Argentina akan bertemu Brasil di final Copa America di Stadion Maracana pada 11 Juli pagi waktu Hanoi.

Kolombia bermain setara dengan Argentina dalam 90 menit, dengan jumlah penguasaan bola dan waktu penyelesaian yang hampir sama. Kolombia bermain lebih baik di babak pertama meski sempat unggul lebih dulu. Pada menit ketujuh, Lo Celso menyodok slot ke area penalti untuk Lionel Messi. Meski sempat diikuti bek tengah Mina, Messi tetap berbalik dan mengoper kembali ke Lautaro Martinez untuk mengamankan bola ke sudut jauh untuk membuka skor. Setelah meja ini Martinez meminta untuk membawa Messi ke atas dengan rasa terima kasih.

Martinez menjadi pahlawan Argentina di semifinal Copa America.  Foto: CA2021

Martinez menjadi pahlawan Argentina di semifinal Copa America. Gambar: CA2021

Argentina nyaris menyamakan kedudukan di babak pertama, jika tidak ada tiang dan balok penyangga. Gelandang Wilmar Barrios melepaskan tembakan dan mengenai kaki pemain Argentina itu, mengubah arah dan membentur tiang gawang pada menit ke 37. Di tikungan berikutnya, Mina bergabung dengan pertarungan dan kepalanya membentur mistar gawang Argentina.

Argentina juga bisa memperlebar jarak dengan peluang di penghujung babak pertama. Dari sepak pojok kiri Messi, sundulan striker Nicolas Gonzalez di kolom kedua dalam posisi kosong. Namun bola membentur kiper Ospina, melambung di atas mistar dan jatuh ke atas gawang.

Serangan ganda terbuka membantu peluang tampil terus di babak kedua. Pada menit ke-61, Kolombia memanfaatkan tendangan bebas cepat untuk menyamakan kedudukan. Luis Diaz mematahkan jebakan offside, menggiring bola melewati bek tengah Pezzella dan kemudian menembak melewati kiper Martinez dari sudut sempit. Gelandang Porto itu mencetak gol keempatnya dalam 22 pertandingan untuk Kolombia.

Argentina harus menekan lagi untuk menyelesaikan pertandingan sebelum harus mengambil penalti. Sebuah peluang berharga seperti emas datang di menit 73. Pemain Kolombia itu kehilangan bola dengan berbahaya dan membiarkan Angel di Maria meluncur turun. Kiper Ospina melakukan umpan silang tanpa mencuri bola, membiarkan Di Maria mengopernya ke Martinez. Di depan gawang, tak ada lagi penjaga gawang Martinez, namun bek Kolombia itu tersentak mundur untuk membobolnya. Tendangan belakang Di Maria juga melayang ke langit. Pada menit ke-81, Messi kembali membentur tiang setelah manuver dan operan apik Di Maria.

Messi menendang pada tendangan pertama Argentina.  Foto: CA2021

Messi menendang pada tendangan pertama Argentina. Gambar: CA2021

Kolombia memiliki hak untuk menembak lebih dulu, tetapi panggung pada tahap ini adalah milik Martinez – penjaga gawang Aston Villa. Dia benar menebak empat dari lima tembakan Kolombia, dan mendorong tiga. Messi juga salah satu dari tiga pemain Argentina yang berhasil menembak, bersama Paredes dan Lautaro. Messi dan rekan satu timnya berpeluang menyamai rekor 15 gelar juara Copa America, jika mereka mengalahkan Brasil di final.

Quang Dung – Hoang An

Saksikan acara utamanya


  Informasi lebih lanjut  

Bandar W88 memberikan RP 50.000 gratis kepada orang-orang baru yang telah berhasil mendaftarkan akun untuk bermain taruhan olahraga, bermain kartu, lotre, … Kemenangan akan ditarik tunai ke rekening bank mereka.

Register for the link to receive RP 50,000

Link 1Link 2Link 3