Chelsea membalas dendam melawan Leicester

Chelsea membalas dendam melawan Leicester

Memenangkan Leicester 2-1 di babak ke-37 Liga Inggris pada 18 Mei, Chelsea baru saja membayar hutang kekalahan di final Piala FA tiga hari lalu, dan baru saja finis di 4 besar.

Sebelum bola bergulir, Chelsea menempati peringkat keempat dengan 64 poin, tertinggal dua poin dari Leicester City – tim peringkat ketiga. Berkat kemenangan di Stamford Bridge kemarin, pasukan pelatih Thomas Tuchel berhasil mengatasi kekalahan utama untuk menempati posisi ketiga, dengan 67 poin dan tetap berhak menentukan nasib sendiri dalam perebutan posisi 4 besar Liga Inggris musim ini.

Di babak final, Minggu, 23 Mei, Chelsea hanya perlu menang melawan Aston Villa – tim telah kehabisan gol dalam hal mengamankan tempat di tengah papan skor – untuk finis ketiga tanpa mengkhawatirkan hasil pertandingan. lawan, pesaing.

Jorginho merayakan kemenangan 2-1 untuk Chelsea setelah mengalahkan Kasper Schmeichel melalui tendangan penalti di menit ke-66. Foto: Reuters

Jorginho merayakan kemenangan 2-1 untuk Chelsea setelah mengalahkan Kasper Schmeichel melalui tendangan penalti pada menit ke-66. Foto: Reuters

Leicester – dari tempat ketiga di Liga Inggris dan pusing dengan kejayaan Piala FA yang baru saja diraih dengan mengalahkan Chelsea di final pada 15 Mei – menghadapi kenyataan pahit.

Liga Utama Inggris mempertimbangkan selisih gol untuk menentukan tinggi dan rendah bila ada dua tim dengan poin yang sama. Oleh karena itu, jika mereka mengalahkan Burnley di babak ke-37 hari ini, Liverpool akan mengejar Leicester dalam poin – dengan 66 poin, dan naik ke posisi keempat. Selisih Leicester setelah 37 pertandingan adalah +20, sedangkan Liverpool memiliki 63 poin dan selisih +21 setelah 36 pertandingan.

Untuk dapat mempertahankan tempat di 4 besar, dengan demikian memenangkan tiket ke Liga Champions – taman bermain untuk ketenaran dan uang – musim depan, Leicester harus mengalahkan Tottenham di babak final, dan pada saat yang sama memuaskan setidaknya satu. dari dua hal. kasus berikut. Entah Liverpool tiba-tiba tersandung melawan Burnley hari ini atau Crystal Palace di babak final, atau Chelsea kehilangan poin dari Aston Villa di babak final.

Tapi Tottenham sedang memperebutkan tiket ke Europa League, sehingga mereka akan bermain dengan motivasi paling tinggi saat menjadi tamu di King Power Stadium di babak final. Dan Burnley, Crystal Palace dan Aston Villa semuanya karena motivasi. Dibandingkan Chelsea dan Liverpool, Leicester kini berada di posisi yang lebih berbahaya dalam perebutan posisi 4 besar.

* Terus perbarui

Pasukan:

Chelsea (3-4-2-1): Mendy – James, Thiago, Rudiger – Azpilicueta (Zouma 88 ‘), Kante (Kovacic 32’), Jorginho, Chilwell – Mount, Pulisic; Werner (Giroud 90 ‘+ 1).

Cadangan tidak digunakan: Arrizabalaga, Alonso, Emerson, Ziyech, Abraham, Hudson-Odoi.

Leicester (3-4-2-1): Schmeichel – Castagne, Fofana, Soyuncu – Albrighton (Pereira 67 ‘), Tielemans, Ndidi, Thomas – Perez, Maddison (Iheanacho 60’) – Vardy.

Cadangan tidak digunakan: Ward, Morgan, Amartey, Fuchs, Choudhury, Mendy, Praet.

Nhat Tao


  Informasi lebih lanjut  

Bandar W88 memberikan RP 50.000 gratis kepada orang-orang baru yang telah berhasil mendaftarkan akun untuk bermain taruhan olahraga, bermain kartu, lotre, … Kemenangan akan ditarik tunai ke rekening bank mereka.

Register for the link to receive RP 50,000

Link 1Link 2Link 3