Djokovic menderita kerugian sebelum perempat final Roland Garros

Djokovic menderita kerugian sebelum perempat final Roland Garros

Setelah lolos di babak keempat, Novak Djokovic akan menghadapi pemain menjanjikan Italia lainnya – Matteo Berrettini di perempat final Roland Garros.

Novak Djokovic mengaku takut kalah dalam pertandingan tersebut saat ia kalah 2-0 dari Lorenzo Musetti di babak keempat. Menghadapi petenis berusia 19 tahun yang bermain di babak utama Grand Slam untuk pertama kalinya, petenis nomor satu dunia itu mengalami banyak kesulitan, sebelum kalah di kedua seri tie-break. Namun, ia bangkit dari set ketiga untuk memenangkan 16 dari 17 game berikutnya dan berhasil mencapai perempat final.

Berrettini beristirahat selama empat hari sebelum melawan Djokovic.  Foto: ATP

Berrettini beristirahat selama empat hari sebelum melawan Djokovic. Gambar: ATP

Matteo Berrettini diberi istirahat putaran keempat, berkat mundurnya Roger Federer dari turnamen. Oleh karena itu, unggulan kesembilan akan mendominasi secara fisik saat bertemu Djokovic pada pukul 1:00 tanggal 10 Juni (waktu Hanoi). Berrettini baru saja kalah satu set di Roland Garros. Dia, sebelum itu, memiliki musim tanah liat yang sukses ketika dia memenangkan Serbia Terbuka dan mencapai final Madrid Masters.

Djokovic memenangkan Berrettini dalam satu-satunya pertemuan di ATP Finals 2019. Saat itu, pemain Italia itu baru pertama kali mencapai 10 besar dunia dan baru pulih dari cedera pangkal paha. Musim ini, Berrettini menunjukkan performa apiknya dengan 13 kemenangan dan tiga kekalahan. Di Roland Garros, servis adalah salah satu senjata paling ampuh Berrettini. Pemain dengan tinggi 1,96m ini memiliki 42 ace dalam tiga pertandingan yang dimainkan. Sementara itu, Djokovic bermain lebih dari lima set namun hanya menghasilkan 30 ace.

“Servis Matteo sangat berbahaya,” kata Djokovic tentang juniornya pada 8 Juni. “Dia memiliki forehand yang bagus dan dalam performa terbaik. Matteo telah bermain bagus sejak akhir tahun lalu. Dia mengalahkan Dominic Thiem di Australia dan juga tampil impresif di ATP Cup. Dia memiliki daya tembak yang cukup untuk menghadapi apa pun. Saya harus berada di atas.” bentuk untuk memiliki peluang menang.”

Pemenang dari pasangan ini kemungkinan akan menghadapi Rafael Nadal di semifinal. Putaran ini, Nadal bertemu Diego Schwartzman pukul 7 malam pada 9 Juni June waktu Hanoi. Schwartzman mengalahkan Nadal di Roma Masters tahun lalu tetapi segera kalah 0-3 di semi-final Roland Garros. Dalam 11 pertemuan dengan Schwartzman, Nadal memenangkan 10 pertandingan dan hanya kalah empat set.

Tinggi badan Schwartzman yang sederhana yakni 1,7m kerap dimanfaatkan Nadal dalam 11 pertemuan.  Foto: ATP

Tinggi badan Schwartzman yang sederhana yakni 1,7m kerap dimanfaatkan Nadal dalam 11 pertemuan. Gambar: ATP

Baik Schwartzman maupun Nadal tidak kehilangan satu set pun dalam empat pertandingan Roland Garros tahun ini. Petenis Argentina itu menunjukkan langkahnya di musim tanah liat, memenangkan Argentina Terbuka pada bulan Maret. Namun, fisik Schwartzman yang terbatas sering dimanfaatkan oleh Nadal dengan pantulannya yang tinggi ke belakang lapangan. Tanpa solusi untuk ini, Schwartzman memiliki sedikit peluang untuk menang melawan Nadal.

Nhan Dat


  Informasi lebih lanjut  

Bandar W88 memberikan RP 50.000 gratis kepada orang-orang baru yang telah berhasil mendaftarkan akun untuk bermain taruhan olahraga, bermain kartu, lotre, … Kemenangan akan ditarik tunai ke rekening bank mereka.

Register for the link to receive RP 50,000

Link 1Link 2Link 3