Kane dianggap sebagai masalah bagi Inggris

Kane dianggap sebagai masalah bagi Inggris

Performa buruk Harry Kane disebut-sebut membuat Inggris bermain imbang 0-0 dengan Skotlandia pada putaran kedua Grup D Euro 2021 pada 18 Juni mendatang.

“Kane terlihat lamban. Dia tidak bisa mengikuti ritme permainan,” komentar Roy Keane pada Olahraga Langit. “Jika Inggris ingin membuat drum di turnamen ini, mereka membutuhkan bintang paling cemerlang untuk bermain sepak bola. Saya senang Gareth Southgate menarik Kane karena dia ada di lapangan tetapi tidak menendang. Kane adalah masalah besar bagi Inggris.”

Pada menit ke-71 melawan Skotlandia, Kane hanya memiliki dua tembakan, satu keluar dan satu lagi diblok oleh bek. Kapten Inggris itu melepaskan 11 operan, tak genap setengahnya dari kiper Jordan Pickford (25).

Dengan Kane di lapangan, Inggris bermain buruk. Striker berusia 28 tahun itu nyaris menghilang di fase bola dan tidak berkontribusi apa-apa di lini depan. Oleh karena itu, “Three Lions” menerima hasil imbang yang mengecewakan melawan Skotlandia.

Kane kecewa setelah situasi serangan yang gagal dalam pertandingan melawan Skotlandia di Wembley pada 18 Juni.  Foto: PA

Kane kecewa setelah situasi serangan yang gagal dalam pertandingan melawan Skotlandia di Wembley pada 18 Juni. Gambar: PA

Graeme Souness, mantan gelandang Liverpool, sependapat dengan Roy Keane. Dia berkata: “Kane hanya bayangan dirinya sekarang. Kane lelah dan kurang tekad. Memang benar Kane bukan yang terbaik didukung oleh lini tengah Inggris, tapi dia sendiri juga lamban. dan terlihat sakit. Jika dia mau memiliki transfer blockbuster musim panas ini, Kane harus segera bangun.”

Performa Kane saat ini di Euro 2021 berbeda dengan penampilannya saat mengenakan seragam Tottenham. Kane menutup musim 2020-2021 dengan 23 gol dan 14 assist, dengan demikian, memenangkan penghargaan ganda Top skorer dan Raja assist. Performa impresif itu membuatnya diharapkan menjadi kekuatan pendorong untuk membantu “Tiga Singa” menaklukkan Euro 2021, dan meyakinkan para pemain besar seperti Man City, Man Utd atau Chelsea untuk mengambilnya di musim panas ini.

“Mungkin dia membawa beban. Tapi meski begitu, Kane telah membuktikan level golnya. Jika Kane diam, Inggris benar-benar dalam kesulitan,” tambah Souness.

Beberapa sentuhan Kane di menit ke-74 kehadirannya saat melawan Skotlandia.

Beberapa sentuhan Kane di menit ke-74 kehadirannya saat melawan Skotlandia.

Meski bermain buruk, Kane tetap dilindungi oleh pelatih Gareth Southgate. Pemimpin militer ini percaya bahwa Inggris tidak mendapatkan hasil yang baik karena keseluruhan tim, bukan hanya karena individu. “Saya pikir Skotlandia sangat ketat dengan Kane. Mereka garang dan sangat solid di pertahanan,” tambah Southgate.

Pada pertandingan terakhir pada 22 Juni, Inggris akan melawan Republik Ceko – tim yang berbagi puncak klasemen dengan mereka. Keduanya memiliki empat poin, tetapi Republik Ceko unggul berkat lebih dari selisih.

Kim Hoa sintetis


  Informasi lebih lanjut  

Bandar W88 memberikan RP 50.000 gratis kepada orang-orang baru yang telah berhasil mendaftarkan akun untuk bermain taruhan olahraga, bermain kartu, lotre, … Kemenangan akan ditarik tunai ke rekening bank mereka.

Register for the link to receive RP 50,000

Link 1Link 2Link 3