Lebih dari 100.000 orang menuntut reorganisasi final Euro

Lebih dari 100.000 orang menuntut reorganisasi final Euro

Lebih dari 100.000 orang telah menandatangani petisi di change.org yang menyerukan reorganisasi final Euro 2021.

Petisi tersebut melewati 100.000 tanda tangan pada siang hari tanggal 13 Juli, dua hari setelah pertandingan final.

Alasan orang-orang ini menuntut UEFA untuk mengatur ulang final adalah karena wasit “bias” ke Italia. Menurut mereka, para pemain Italia seharusnya mendapat kartu merah karena melakukan push, pull, dan kick ilegal melawan Inggris. Mereka percaya bahwa jika pertandingan diatur ulang dengan wasit yang tidak memihak, Inggris akan memiliki peluang menang yang lebih baik.

Di final, Chiellini menghentikan Saka dari menggiring bola dengan mencengkram collar dan menariknya dari belakang.  foto: AFP

Di final, Chiellini menghentikan Saka dari menggiring bola dengan mencengkram collar dan menariknya dari belakang. Gambar: AFP

Laga final pada 11/7 berakhir dengan gelar juara milik Italia. The Celestial Army menang 3-2 dalam adu penalti, setelah bermain imbang 1-1 dalam 120 menit.

Dalam dua dan dua periode tambahan pertama, Italia membuat 21 pelanggaran, dibandingkan dengan Inggris 13. Banyak pelanggaran yang kentara sekali, seperti Giorgio Chiellini menarik kerah Bukayo Saka, namun cukup bagi wasit untuk mengeluarkan kartu kuning. Wasit Bjorn Kuipers, yang bermain di final Liga Champions 2014 dan final Liga Europa 2018, memberi Italia lima kartu kuning, dan Inggris satu kartu kuning.

Fans Inggris juga menyayangkan timnya melewatkan kesempatan di kandang dan terus harus menunggu gelar besar. The “Three Lions” hanya memenangkan satu gelar utama, Piala Dunia 1966.

Sebelumnya, sekitar 270.000 orang juga menandatangani petisi di situs Les Lignes Bougent untuk menuntut reorganisasi pertandingan babak 1/8 antara Prancis dan Swiss. Alasan petisi mereka adalah bahwa kiper Swiss Yann Sommer “bergerak salah” ketika dia mematahkan penalti penentu Kylian Mbappe. Alasan ini kemudian terbukti tidak meyakinkan dan pemrakarsa mencabut petisi.

Pada pertandingan Prancis – Swiss, juara bertahan Piala Dunia itu memimpin 3-1 hingga menit 81. Swiss menyamakan kedudukan menjadi 3-3 hanya dalam sembilan menit babak kedua. Dalam adu penalti, Mbappe menjadi satu-satunya pemain yang gagal dan Swiss menang 5-4.

Thanh Quy (Menurut Cermin)


  Informasi lebih lanjut  

Bandar W88 memberikan RP 50.000 gratis kepada orang-orang baru yang telah berhasil mendaftarkan akun untuk bermain taruhan olahraga, bermain kartu, lotre, … Kemenangan akan ditarik tunai ke rekening bank mereka.

Register for the link to receive RP 50,000

Link 1Link 2Link 3