Neymar membantu Brasil mencapai final Copa America

Neymar membantu Brasil mencapai final Copa America

Brasil mengalahkan Peru 1-0 di semifinal Copa America 2021, berkat satu-satunya gol Lucas Paqueta setelah assist Neymar.

Peru 0-1 Brasil

Pasukan

Brazil (4-3-3): Ederson; Danilo, Marquinhos, T. Silva, Lodi; Fred, Casemiro; verton, Paqueta, Richarlison; Neymar

Persiapan: Alisson (Kiper), Weverton (Kiper), Emerson, Alex Sandro, Militão, Ortiz, Fabinho, Douglas, Ribeiro, Firmino, Vinicius, Gabigol

Peru (3-5-1-1): Gallese; Corzo, Ramos, Santamaria, Trauco; Tapia, Yotun; Callens, Peña, Cueva; Lapadula

Persiapan: Caceda (Kiper), Carvallo (Kiper), Abram, Araujo, Lopez, Lora, Tavara, Cartagena, Garcia, Valera, Iberico, Ormeno

  • 90’+6

    Pertandingan selesai

    Brasil mengalahkan Peru 1-0, sehingga mencapai final Copa America 2021.

  • 90′

    Babak kedua memiliki lima menit injury time

    Paqueta meninggalkan lapangan, memberi jalan bagi Douglas Luiz.

  • 89′

    Kartu kuning untuk Brasil dan Peru

    Vinicius Jr diganjar kartu kuning karena melakukan pelanggaran terhadap Lora yang mencegahnya untuk mengambil bola dengan cepat. Kemudian giliran Marcos Lopez yang menerima peringatan serupa karena melanggar Paqueta.

  • 85′

    Pemain pengganti Brasil

    Setelah membiarkan Peru terus menciptakan peluang, Brasil mengganti tiga orang. Fabinho, Vinicius dan Eder Militao masuk. Fred, Renan Lodi dan Richarlison pergi untuk beristirahat.

  • 77′

    Peru menguasai bola 52% di babak kedua, menembak lima kali, mencetak dua gol. Parameter tim tandang ini sedikit lebih baik daripada tim tuan rumah.

  • 72′

    Tidak ada penalti

    Dari umpan panjang Neymar, Richarlison melaju kencang dan ditepis bek Peru di kotak penalti. Namun wasit Tomar Vargas menolak penalti tersebut.

  • 69′

    Pemain pengganti Brasil

    Everton meninggalkan lapangan, memberi jalan bagi Everton Ribeiro.

  • 65′

    Tendangan Neymar di atas mistar

    Paqueta membuat celah untuk membiarkan Neymar naik Striker Brasil itu langsung menembak, tapi bola melambung di atas mistar.

    Tendangan Neymar di atas mistar

  • enam puluh satu’

    Peru menekan lapangan

    Gelandang pengganti Garcia terus menembak jauh. Kali ini, Ederson kesulitan menghadang. Peru menguasai permainan.

  • 56′

    Kartu kuning untuk Peru

    Jotun mendapat peringatan setelah menghentikan serangan balik Brasil dengan melanggar Richarlison.

Ada 3 update konten baru

Di babak penyisihan grup, Brasil, meski tidak bermain maksimal, masih melumat Peru 4-0 berkat gol Alex Sandro, Neymar, Everton Ribeiro dan Richardlison. Akhir tahun lalu, kedua tim bentrok di kualifikasi Piala Dunia 2022 – Amerika Selatan. Saat itu, Brasil menang dengan gemilang 4-2 di laga tandang, dengan hat-trick Neymar dan gol Richardlison. Hasil ini menunjukkan bahwa Peru saat ini bukan penyeimbang Brasil. Tidak termasuk pertandingan persahabatan 2019, Peru telah kehilangan semua dari lima pertandingan terakhirnya di turnamen resmi ke Brasil.

“Selecao” sedang dalam performa tinggi dengan serangkaian 12 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi, termasuk 11 kemenangan. Terakhir kali Brasil gagal, adalah pertandingan persahabatan melawan Argentina 0-1 pada 16 November 2019.

Mesin kemenangan pelatih Tite sempat bermasalah di perempat final, saat itu sangat sulit untuk mengalahkan Chile 1-0. Namun, ini adalah pertandingan di mana Brasil harus bermain tanpa pemain di akhir babak pertama, setelah situasi di mana Gabriel Jesus memasukkan bola tinggi dengan kakinya, memukul wajah bek Mena dan menerima kartu merah langsung. Oleh karena itu, Jesus tentu harus melewatkan pertandingan melawan Peru.

Neymar (kuning) pernah kebobolan Peru di babak penyisihan grup.  Foto: CBF.

Neymar (kuning) pernah kebobolan Peru di babak penyisihan grup. Gambar: CBF.

Sementara itu, Peru memiliki performa yang cukup bagus di Copa America 2021, meski tak lagi ada servis striker kawakan Paolo Guerrero. Selain kekalahan besar dari Brasil, pasukan asuhan pelatih Ricardo Gareca itu menang dua kali, imbang satu kali dan dilanjutkan dengan posisi kedua di Grup B. Di perempat final, Peru mengalahkan Paraguay setelah adu penalti. Laga itu, Andre Carrillo juga diusir keluar lapangan, sehingga harus absen melawan Brasil.

Di Copa America 2019, Brasil juga menghadapi Peru dua kali dan memenangkan keduanya. Brasil mengalahkan Peru 5-0 di babak penyisihan grup, dan terus menang 3-1 di final untuk dinobatkan sebagai juara. Kini, pasukan pelatih Tite harus terus mengalahkan Peru dalam perjalanan mempertahankan takhta.

Brasil memiliki keuntungan besar ketika diberikan hak untuk menjadi tuan rumah turnamen ini oleh Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL). Mereka telah menjadi tuan rumah Copa America lima kali dan masing-masing menang, termasuk 1919, 1922, 1949, 1989 dan 2019.

Di peringkat FIFA, Peru berada di posisi ke-27 sementara Brasil berada di urutan ketiga, tepat di belakang Belgia dan Prancis.

Quang Dung – Nhan Dat


  Informasi lebih lanjut  

Bandar W88 memberikan RP 50.000 gratis kepada orang-orang baru yang telah berhasil mendaftarkan akun untuk bermain taruhan olahraga, bermain kartu, lotre, … Kemenangan akan ditarik tunai ke rekening bank mereka.

Register for the link to receive RP 50,000

Link 1Link 2Link 3