Pakar Indonesia: ‘Kalah dari Vietnam karena ada beberapa hari libur’

Pakar Indonesia: ‘Kalah dari Vietnam karena ada beberapa hari libur’

Menurut legenda klub Persib Bandung – Yudi Guntara, Indonesia kalah 0-4 di tangan Vietnam pada kualifikasi Piala Dunia 2022 karena tidak cukup waktu untuk memulihkan fisik.

“Masalah Indonesia kalah dari Vietnam adalah kebugaran,” kata Yudi Guntara – pakar sepak bola dari surat kabar itu Bola – mengatakan pada 8/6. “Skuad sudah kita sesuaikan, tapi pilarnya kebanyakan tetap sama. Asnawi, Rizky Ridho dan Arif Satria semuanya sudah bekerja keras dan fisiknya tidak lagi fit. Mereka hanya punya waktu tiga hari sebelum bertemu Vietnam. Saat bertanding melawan Thailand, Indonesia fit dan bermain sangat baik.”

Pemain Indonesia terus-menerus harus membuat kesalahan untuk mencegah Vietnam menyerang dalam kekalahan pada 7 Juni.  Foto: Lam Thoa

Pemain Indonesia terus-menerus harus membuat kesalahan untuk mencegah Vietnam menyerang dalam kekalahan pada 7 Juni. Gambar: Lam Engkau

Guntara mengatakan bahwa jika Vietnam tidak unggul secara fisik, Indonesia bisa melakukannya lebih baik di babak kedua: “Indonesia bermain bagus di babak pertama dan membuat Vietnam buntu. Kami kalah karena penurunan fisik yang menyebabkan hilangnya latihan di babak kedua. Vietnam memanfaatkannya dengan baik untuk mencetak empat gol, meski permainan mereka tidak begitu istimewa. Ini pelajaran berharga bagi para pemain muda Indonesia.”

Indonesia hanya mendapat satu poin setelah tujuh pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022. Pada 11 Juni, mereka bertemu tuan rumah UEA dalam konteks bahwa pelatih Shin Tae-yong tidak diperintahkan karena menerima kartu kuning untuk dua pertandingan berturut-turut. “Tujuan Indonesia sekarang adalah menempa pemain muda, memberi mereka kesempatan untuk memoles,” tambah Guntara. “UEA adalah tim Asia Barat dan memiliki gaya bermain yang sama sekali berbeda dari Thailand dan Vietnam. Mereka mengontrol bola dengan baik dan mengkoordinasikan jarak pendek, jarang memainkan bola panjang. Indonesia harus bermain tegas untuk menjaga clean sheet.”

Vietnam 4-0 Indonesia

Seperti Indonesia, Vietnam memiliki empat hari libur sebelum memasuki pertandingan selanjutnya melawan Malaysia. Vietnam dipaksa untuk menang untuk menjaga puncak klasemen dan mengamankan skor yang menguntungkan dalam kasus tempat kedua.

Babak kualifikasi kedua Piala Dunia 2022 memiliki delapan grup, di mana delapan pemenang grup dan empat runner-up grup berkinerja tinggi akan maju. Karena Qatar – tuan rumah putaran final Piala Dunia 2022 – dipastikan akan mempertahankan posisi teratas Grup E berkat kemenangan 1-0 atas Oman pada 8 Juni, maka tim peringkat kedua dengan rekor tertinggi kelima akan terus berlanjut. Perlombaan di Grup G hanya antara Vietnam, UEA dan Malaysia. Guru dan siswa pelatih Park Hang-seo mengumpulkan 14 poin, dua poin lebih banyak dari UEA dan lima poin dari Malaysia.

Pakar Indonesia: 'Kalah dari Vietnam karena ada beberapa hari libur' - 1
Pakar Indonesia: 'Kalah dari Vietnam karena ada beberapa hari libur' - 2

Vy Anh (Menurut Bola)


  Informasi lebih lanjut  

Bandar W88 memberikan RP 50.000 gratis kepada orang-orang baru yang telah berhasil mendaftarkan akun untuk bermain taruhan olahraga, bermain kartu, lotre, … Kemenangan akan ditarik tunai ke rekening bank mereka.

Register for the link to receive RP 50,000

Link 1Link 2Link 3