Pelatih Indonesia ‘gila’ karena pemainnya malas

Pelatih Indonesia ‘gila’ karena pemainnya malas

Tn. Shin Tae-yong, pelatih kepala Indonesia, menghambat siswa untuk malas dan terlambat berlatih.

“Saya tidak mengerti kenapa pemain Indonesia malas sekali,” kata Shin saat jumpa pers di Ansang, Korea Selatan, 22 April. “Sikap mereka bisa membuat orang gila, meski saya memaksa mereka.”

Mr. Shin dalam sesi pelatihan dengan Indonesia.  Foto: Kompas

Mr. Shin dalam sesi pelatihan dengan Indonesia. Gambar: Kompas

“Waktu persiapan untuk sesi latihan tiap pemain lebih dari 15 menit. Biasanya, di Korea kami hanya melakukannya selama tiga menit. Ini benar-benar membuat saya gila. Itu sebabnya. Saya ingin mengubah kebiasaan para pemain, ingin mereka melakukannya. pola pikir yang sama dengan orang Korea. Kalau tidak, mereka tidak akan bisa berkembang, “tambah pelatih asal Indonesia itu.

Baru-baru ini, Tuan Shin Tae-yong pulang ke rumah untuk menghadiri pertandingan antara Ansan Greeners Club melawan Jeonnam Dragons di K-League 2, dengan tujuan untuk menyaksikan murid Asnawi Mangkualam. Tahun ini, 21 tahun, Asnawi adalah pemain nasional Indonesia dan bermain di Divisi II Korea.

Pak Shin meminjam kasus Asnawi untuk mengingatkan para pemain Indonesia: “Sebagai orang asing, Anda harus belajar tentang budaya dan cara bermain sepak bola di negara tuan rumah. Kalau di Korea, Anda harus bermain dengan cara para pemain. Korea, Mempelajari semangat juang mereka, Asnawi harus mempelajarinya. Korea memiliki istilah yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia adalah ‘ayo cepat’. Ini juga ungkapan yang paling sering saya gunakan di Indonesia.

Pak Shin ingin Asnawi (kanan) menjadi teladan bagi rekan-rekannya di Indonesia dalam profesionalisme dan urgensi yang diterimanya selama bermain sepak bola di Korea.  Foto: Bolabob

Pak Shin ingin Asnawi (kanan) menjadi teladan bagi rekan-rekannya di Indonesia dalam profesionalisme dan urgensi yang diterimanya selama bermain sepak bola di Korea. Gambar: Bolabob

Shin Tae-yong memimpin tim Indonesia pada Desember 2019, tetapi tidak meninggalkan banyak jejak. Saat ini, Pelatih Shin dan tim dari ribuan pulau sedang bertarung di babak kualifikasi Piala Dunia 2022, meski sudah kehabisan peluang.

Penguasa militer berusia 50 tahun itu saat ini berada di Korea. Ia akan segera kembali ke Indonesia untuk mempersiapkan pertandingan kualifikasi, Juni mendatang di UEA. Indonesia memiliki satu pertandingan tersisa dengan Vietnam, yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Juni.

Kim Hoa (Menurut G-Sports)


  Informasi lebih lanjut  

Bandar W88 memberikan RP 50.000 gratis kepada orang-orang baru yang telah berhasil mendaftarkan akun untuk bermain taruhan olahraga, bermain kartu, lotre, … Kemenangan akan ditarik tunai ke rekening bank mereka.

Register for the link to receive RP 50,000

Link 1Link 2Link 3