Pelatih Indonesia menyalahkan wasit saat kalah dari Vietnam

Pelatih Indonesia menyalahkan wasit saat kalah dari Vietnam

UEAMenurut pelatih Shin Tae-yong, wasit berdampak buruk bagi tim Indonesia, yakni kekalahan 0-4 dari Vietnam pada 7 Juni.

“Sebelum pertandingan, saya pikir peluang hari ini dibagi rata antara kedua belah pihak, dan di awal babak kedua, saya masih mempertahankan pendapat itu. Tetapi ritme permainan berubah terlalu cepat. , tetapi tidak pernah melihat permainan berubah begitu cepat,” kata pemimpin militer Korea itu dalam konferensi pers usai pertandingan di Stadion Al Maktoum, Dubai.

Wasit, menurut Mr Shin, adalah faktor yang berkontribusi terhadap perubahan ritme yang cepat. Pelatih ini menjelaskan: “Kami kehilangan gol pertama setelah situasi kehilangan bola dari jauh. Tapi sebelum menyelesaikan, striker Vietnam membiarkan bola menyentuh tangannya. Beberapa menit kemudian, salah satu striker kami jatuh di 16m50 Vietnam, dan wasit berdiri di dekatnya tetapi tidak menanganinya dengan baik. Wasit membuat Indonesia kehilangan ritme, mengubah permainan ke arah yang tidak kita inginkan.”

Pelatih Shin Tae-yong tidak menyembunyikan kesedihannya saat memasuki konferensi pers usai kalah dari Vietnam di Stadion Al Maktoum.  Foto: Lam Thoa

Pelatih Shin Tae-yong tidak menyembunyikan kesedihannya saat memasuki konferensi pers usai kalah dari Vietnam di Stadion Al Maktoum. Gambar: Lam Tho

Indonesia memasuki pertandingan melawan Vietnam dengan percaya diri, berkat hasil imbang 2-2 dengan Thailand pada pertandingan 3 Juni lalu. Namun di Al Maktoum, tim asuhan pelatih Shin Tae-yong itu sejak awal lebih rendah, hanya mampu bertahan di babak pertama dan kemudian menambah lima menit di babak pertama. Sejak menit ke-51 dan seterusnya, mereka langsung kebobolan empat gol, dari situasi mencetak gol dari Nguyen Tien Linh, Nguyen Quang Hai, Nguyen Cong Phuong dan Vu Van Thanh.

Sepanjang pertandingan, Indonesia hanya memiliki satu situasi berbahaya, yaitu penyelamatan jantung Egy Maulana pada menit ke-71, mengalahkan kiper Tan Truong, namun bola membentur mistar gawang. Menurunnya kebugaran membuat tim Van Dao tidak terlalu menyulitkan tim Vietnam di penghujung pertandingan, dan harus menerima kekalahan 0-4.

“Saya tidak mengharapkan hasil seperti ini. Kami kalah hari ini, tetapi bermain dengan 100%. Selamat kepada Tuan Park Hang-seo dan tim Vietnam atas kemenangan mereka,” kata Tuan Shin more.

Vietnam 4-0 Indonesia

Indonesia pada pertandingan ini menerima hingga enam kartu kuning, termasuk lima untuk pemain dan satu untuk pelatih Shin sendiri. Pertandingan juga terus dirusak oleh banyak situasi kasar dari para pemain berbaju putih dan biru. Namun, pemimpin Korea itu membantah telah mengarahkan murid-muridnya untuk menendang dengan kasar.

“Kami tidak menganjurkan tendangan kekerasan,” kata pelatih Shin. “Tapi terkadang pemain sendiri menendang seperti itu. Di final SEA Games 2019, Indonesia kalah dari Vietnam. Pemain saya tidak mau menerima kekalahan lagi, jadi mereka memasuki pertandingan dengan semangat tekad. Level tertinggi, dan mungkin Karena itu, tendangannya lebih intens dari biasanya. Saya pikir semangat juangnya bagus. Kami akan mencoba bermain lebih baik di pertandingan lain melawan UEA pada 15 Juni.”

Pelatih Indonesia menyalahkan wasit karena kalah dari Vietnam - 1
Pelatih Indonesia menyalahkan wasit karena kalah dari Vietnam - 2

Lam Tho (dari Dubai)


  Informasi lebih lanjut  

Bandar W88 memberikan RP 50.000 gratis kepada orang-orang baru yang telah berhasil mendaftarkan akun untuk bermain taruhan olahraga, bermain kartu, lotre, … Kemenangan akan ditarik tunai ke rekening bank mereka.

Register for the link to receive RP 50,000

Link 1Link 2Link 3