Spanyol – Polandia: Sesuaikan jendela bidik

Spanyol – Polandia: Sesuaikan jendela bidik

Spanyol menantikan kemenangan pertamanya di Euro 2021, ketika menghadapi Polandia di Sevilla pada pertandingan kedua Grup E hari ini 19 Juni.

Babak pertama Grup E berakhir dengan kejutan. Sementara Spanyol ditahan imbang 0-0 oleh Swedia, Polandia kalah dari Slovakia – tim terlemah di grup – dengan skor 1-2. Baik Spanyol dan Polandia, oleh karena itu, membutuhkan kemenangan untuk menjaga harapan mereka tetap tinggi.

Kemarin, Swedia mengalahkan Slovakia 1-0 untuk mengambil posisi teratas dengan empat poin. Mereka hanya perlu bermain imbang dengan Polandia di leg terakhir 23 Juni untuk lolos pertama kali sejak 2004. Meski kalah dari Polandia, Swedia masih berpeluang melanjutkan sebagai tim ketiga dengan prestasi tinggi. Laga antara Spanyol dan Polandia, karenanya, akan menentukan tiket menuju sisa tiket grup.

Pembukaan hari Spanyol sudah sempurna, jika mereka mendapatkan gol. Pasukan pelatih Luis Enrique menguasai bola 86%, enam kali lebih banyak dari Swedia. Spanyol membuat 917 operan dan 16 tembakan. Statistik yang sama di pihak Swedia hanya 162 operan dan empat situasi penyelesaian. Spanyol mendominasi, tetapi hanya mendapatkan satu poin, pada hari para striker terbukti tidak berterima kasih, selain itu kiper Swedia Robin Olsen menjabat tangannya dengan kuat.

Spanyol menghadapi masalah finishing yang sulit.  Foto: RFEF

Spanyol menghadapi masalah finishing yang sulit. Gambar: RFEF

Statistik di atas menunjukkan bahwa sistem Spanyol masih bekerja dengan baik. Hanya dengan meningkatkan penampilan, juara Euro tiga kali (1964, 2008, 2012) bisa meraih tiga poin saat menghadapi Polandia di La Cartuja.

Spanyol juga menerima kabar baik sebelum pertandingan, ketika kapten Sergio Busquet dinyatakan negatif nCov dan kembali ke tim. Namun, kemampuan pemain berusia 32 tahun itu untuk bermain hari ini tidak tinggi, ketika dia belum memastikan kebugarannya setelah dua minggu isolasi diri.

Sementara itu, Polandia terus menampilkan permainan monoton melawan Slovakia. Tim ini terutama mencoba untuk menjejali bola untuk Robert Lewandowski dan menunggu striker berusia 32 tahun itu bersinar dengan kemampuan bertarung secara mandiri. Namun saat Lewandowski dikurung, Polandia juga tak berdaya menciptakan peluang-peluang lezat.

Lewandowski sendiri belum mampu membawa mutasi ke Polandia.  Foto: PZPN

Lewandowski sendiri belum mampu membawa mutasi ke Polandia. Gambar: PZPN

Satu-satunya gol juga menunjukkan lemahnya pertahanan Polandia. Bartosz Bereszynski dan Kamil Jozwiak membiarkan Robert Mak menggiring bola dengan bebas sebelum tembakan dari sudut dekat gelandang Slovakia membuat Szczesny memiliki gol bunuh diri. Dengan gol ini, Szczesny menjadi kiper pertama yang memiliki gol bunuh diri dalam sejarah Euro.

Di Piala Dunia 2018, Polandia juga segera terhenti di babak penyisihan grup ketika mereka kalah di dua laga awal, 1-2 dari Senegal dan 0-3 dari Kolombia. Polandia mengalahkan Jepang 1-0 di babak terakhir tetapi masih berada di peringkat terbawah tabel. Skenario ini kemungkinan akan terulang di Euro 2021, ketika Polandia dianggap sulit mengejutkan Spanyol.

Hong Duy sintetis


  Informasi lebih lanjut  

Bandar W88 memberikan RP 50.000 gratis kepada orang-orang baru yang telah berhasil mendaftarkan akun untuk bermain taruhan olahraga, bermain kartu, lotre, … Kemenangan akan ditarik tunai ke rekening bank mereka.

Register for the link to receive RP 50,000

Link 1Link 2Link 3